✉️ contact@evisaindonesia.info
Biaya eVisa Indonesia 2026 – Biaya, Metode Pembayaran & Harga

Biaya eVisa Indonesia 2026 – Biaya, Metode Pembayaran & Harga

Memahami biaya visa Indonesia penting untuk penganggaran perjalanan. Pada tahun 2026, eVOA (Electronic Visa on Arrival) dan eVisa C1 Indonesia keduanya berharga Rp 500.000 per orang – sekitar $32 USD dengan nilai tukar saat ini. Halaman ini merinci semua biaya visa, metode pembayaran, dan apa saja yang termasuk dalam biaya tersebut.

Biaya eVisa Indonesia pada tahun 2026

Berikut adalah gambaran lengkap biaya visa Indonesia untuk tahun 2026:

Jenis Visa IDR USD (kira-kira) GBP (kira-kira) EUR (kira-kira)
B1 eVOA (30 hari) 500.000 ~$32 ~£25 ~€30
Visa Kunjungan C1 (60 hari) 500.000 ~$32 ~£25 ~€30
VOA di bandara (B1) 500.000 ~$32 ~£25 ~€30
Perpanjangan eVOA (30 hari) 500.000 ~$32 ~£25 ~€30
Bebas Visa (ASEAN) 0 Gratis Gratis Gratis

Nilai tukar adalah perkiraan per April 2026. Selalu periksa nilai tukar saat ini sebelum pembayaran.

Apa Saja yang Termasuk dalam Biaya eVisa Indonesia?

Biaya pemerintah sebesar Rp 500.000 meliputi:

  • Pemrosesan dan penerbitan eVOA B1 atau eVisa C1 Anda
  • Izin tinggal 30 hari di Indonesia (atau 60 hari untuk C1)
  • Otorisasi satu kali masuk
  • Akses ke e-Gate otomatis di bandara-bandara besar (hanya eVOA)

Biaya tersebut tidak termasuk perpanjangan. Jika Anda ingin memperpanjang masa tinggal Anda, biaya tambahan sebesar Rp 500.000 akan dikenakan di kantor imigrasi di Indonesia.

Cara Membayar eVisa Indonesia

Saat mengajukan permohonan melalui portal resmi pemerintah (evisa.imigrasi.go.id atau molina.imigrasi.go.id), metode pembayaran berikut diterima:

  • SIMPONI: Gerbang pembayaran pemerintah Indonesia. Membutuhkan akun virtual SIMPONI, yang dapat dibayar melalui BNI, BCA, Mandiri, dan bank-bank Indonesia lainnya.
  • Mastercard: Kartu kredit dan debit internasional diterima di portal resmi.
  • Kartu Visa: Kartu kredit/debit Visa internasional.
  • Akun Virtual: Akun virtual khusus bank untuk pembayaran online.

Catatan: Beberapa pengguna melaporkan masalah sesekali dengan kartu asing di portal pemerintah. Jika kartu Anda ditolak, coba kartu lain, hapus cookie browser, atau gunakan browser lain.

Pembayaran di Bandara (Konter VOA)

Jika Anda tidak membeli eVOA Anda secara online sebelumnya, Anda dapat membayar di konter Visa on Arrival di bandara. Metode pembayaran yang diterima di bandara meliputi:

  • Uang tunai dalam mata uang utama: USD, EUR, AUD, GBP, JPY, SGD (catatan: Anda mungkin menerima kembalian dalam IDR)
  • Kartu kredit/debit internasional (Mastercard, Visa)

Pembayaran di bandara biasanya menambah waktu antrean 30-90 menit. Kami merekomendasikan untuk mengajukan permohonan secara online sebelum penerbangan Anda. Lihat panduan cara mengajukan permohonan kami untuk proses online.

Apakah Ada Biaya Tersembunyi?

Saat mengajukan permohonan melalui portal resmi pemerintah (evisa.imigrasi.go.id atau molina.imigrasi.go.id), tidak ada biaya tersembunyi selain biaya pemerintah sebesar Rp 500.000 ditambah biaya pemrosesan kartu dari bank Anda.

Waspadai situs web agen visa pihak ketiga yang mengenakan biaya layanan tambahan ($10-50+). Meskipun layanan ini sah, layanan tersebut tidak diperlukan – portal resmi mudah digunakan.

Biaya eVisa Indonesia vs. Visa Asia Tenggara Lainnya

Bagaimana Indonesia dibandingkan dengan tujuan populer lainnya di wilayah ini?

  • Thailand: Visa on Arrival THB 2.000 (~$55 USD) atau eVisa $35 USD
  • Vietnam: eVisa $25 USD untuk 90 hari
  • Kamboja: e-Visa $36 USD
  • Indonesia: eVOA IDR 500.000 (~$32 USD) untuk 30 hari
  • Malaysia: Bebas visa untuk sebagian besar warga negara Barat

eVOA Indonesia memiliki harga yang kompetitif dan salah satu yang paling mudah diakses di wilayah ini. Untuk informasi lebih lanjut tentang apa yang diharapkan saat berkunjung, lihat panduan perjalanan Indonesia 2026 kami.

Kebijakan Pengembalian Dana Biaya

Biaya eVisa Indonesia umumnya tidak dapat dikembalikan. Jika aplikasi Anda ditolak atau Anda membatalkan perjalanan Anda, Anda tidak akan menerima pengembalian dana untuk biaya pemrosesan pemerintah. Ini adalah kebijakan standar di sebagian besar sistem visa negara.

Jika aplikasi Anda ditolak karena kesalahan teknis di portal pemerintah (misalnya, biaya ganda), hubungi helpdesk imigrasi melalui email di info@imigrasi.go.id atau hubungi hotline.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa biaya eVisa Indonesia dalam USD?

eVOA Indonesia berharga Rp 500.000 per orang – sekitar $32 USD dengan nilai tukar April 2026. Visa Kunjungan C1 (60 hari) berharga sama.

Apakah biaya eVisa Indonesia sama untuk semua negara?

Ya – biaya Rp 500.000 seragam untuk semua negara yang memenuhi syarat untuk eVOA, terlepas dari negara asal.

Bisakah saya membayar eVisa Indonesia dalam USD?

Portal resmi pemerintah mengenakan biaya dalam IDR. Kartu kredit Anda akan dikenakan biaya dalam IDR dan bank Anda akan mengonversinya dengan nilai tukar saat ini. Di konter VOA bandara, uang tunai USD diterima secara langsung.

Apakah anak-anak membayar eVisa Indonesia?

Ya – setiap pelancong individu, termasuk anak-anak, memerlukan eVisa mereka sendiri dan harus membayar biaya Rp 500.000. Bayi umumnya dikecualikan tetapi periksa aturan imigrasi saat ini karena kebijakan dapat bervariasi.

Sari Wulandari

Author: Sari Wulandari

Sari Wulandari adalah seorang blogger perjalanan dan spesialis imigrasi Indonesia yang tinggal di Jakarta. Dia meliput sistem eVisa Indonesia dan tips perjalanan untuk menjelajahi kepulauan terbesar di dunia.